SCHOOL RELIGIOUS CULTURE
Jember, 10 September 2026 — SMK dr. Soebandi melaksanakan kegiatan Visitasi School Religious Culture (SRC) pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun dan memperkuat budaya religius di lingkungan pendidikan. Melalui program SRC, sekolah berkomitmen menciptakan suasana pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik dan keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter serta nilai-nilai keimanan peserta didik.
Keikutsertaan SMK dr. Soebandi dalam program School Religious Culture merupakan salah satu upaya untuk mendukung tercapainya visi sekolah, yaitu “Terwujudnya insan beriman dan berbudi luhur...”. Budaya religius diharapkan dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari seluruh warga sekolah, sehingga nilai-nilai keimanan, akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian dapat tumbuh serta diterapkan dalam lingkungan sekolah maupun kehidupan bermasyarakat.
Dalam kegiatan visitasi ini, berbagai penerapan budaya religius di lingkungan SMK dr. Soebandi menjadi bagian yang diperhatikan dan dievaluasi. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi sekolah untuk melihat sejauh mana program dan pembiasaan keagamaan telah berjalan, sekaligus memperoleh masukan untuk pengembangan budaya religius yang lebih baik dan berkelanjutan.
Melalui program SRC, SMK dr. Soebandi berharap tercipta lingkungan sekolah yang mampu membentuk peserta didik menjadi pribadi yang memiliki keimanan kuat, akhlak yang baik, sikap disiplin, bertanggung jawab, serta menghargai sesama. Pendidikan karakter dan budaya religius diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian seluruh warga sekolah.
Visitasi School Religious Culture menjadi salah satu langkah nyata SMK dr. Soebandi dalam mewujudkan visi sekolah. Dengan kolaborasi antara sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik, budaya religius diharapkan terus berkembang sehingga mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten dan siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga memiliki iman, akhlak, dan budi luhur sebagai bekal dalam menjalani kehidupan.




Post a Comment